Ambisius! RI Incar Pertumbuhan Ekonomi Tinggi, Investasi Gila-Gilaan!
Newsmenit.com Assalamualaikum semoga kita selalu bersyukur. Dalam Waktu Ini saya ingin berbagi pandangan tentang Economy, News, Indonesia, Dunia yang menarik. Informasi Mendalam Seputar Economy, News, Indonesia, Dunia Ambisius RI Incar Pertumbuhan Ekonomi Tinggi Investasi GilaGilaan Mari kita bahas tuntas hingga bagian penutup tulisan.
Table of Contents
Pada tanggal 3 Juli 2025, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan krusialnya iklim investasi yang kondusif untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Beliau juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia.
Rachmat memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2026 akan didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Kami kembali menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, serta keberpihakan pada investasi produktif, terutama di sektor-sektor strategis seperti pertanian, energi, energi terbarukan, manufaktur, dan ekonomi digital, ujarnya.
Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% pada tahun 2026, Bappenas memperkirakan total investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 8.297,8 triliun. Investasi ini akan diarahkan pada proyek-proyek yang memiliki nilai tambah tinggi.
Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi 6,3% pada tahun 2026 juga akan didukung oleh pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Provinsi-provinsi besar di Jawa diharapkan tetap menjadi penopang utama dengan pertumbuhan antara 5,6% hingga 6,3%.
Dari total kebutuhan investasi Rp 8.297,8 triliun, pemerintah akan berkontribusi sebesar Rp 349,91 triliun (4,22%), BUMN sebesar Rp 480,8 triliun (5,79%), dan investasi dari masyarakat/swasta sebesar Rp 7.467,1 triliun (89,99%).
Pada tahun 2026, sebagian besar provinsi ditargetkan tumbuh di atas 7%. Sektor industri pengolahan, pertanian, penyediaan akomodasi, makan dan minum, infokom, dan pertanian akan menjadi pendorong utama dari sisi produksi. Wilayah timur Indonesia, seperti Maluku Tengah dan Maluku Utara, diharapkan tumbuh masing-masing sebesar 12,1% dan 13,8%.
Hal ini menegaskan pentingnya strategi pembangunan yang terintegrasi lintas wilayah agar pemerataan hasil pembangunan dan penguatan ekonomi daerah dapat tercapai secara berkelanjutan, pungkas Rachmat.
Sekian informasi detail mengenai ambisius ri incar pertumbuhan ekonomi tinggi investasi gilagilaan yang saya sampaikan melalui economy, news, indonesia, dunia Jangan segan untuk mencari referensi tambahan selalu berpikir ke depan dan jaga kesehatan finansial. Mari berikan manfaat dengan membagikan ini. Sampai jumpa lagi
✦ Tanya AI