• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Armada China 'Sapa' Gerbang AS, Trump Kirim Hercules!

img

Newsmenit.com Mudah-mudahan selalu ada senyuman di wajahmu. Disini mari kita bahas News, Indonesia yang lagi ramai dibicarakan. Catatan Penting Tentang News, Indonesia Armada China Sapa Gerbang AS Trump Kirim Hercules, Baca tuntas untuk mendapatkan gambaran sepenuhnya.

    Table of Contents

Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas kapal asing, khususnya di wilayah perairan yang berdekatan dengan AS. Hal ini dilakukan untuk melindungi kepentingan kedaulatan dan mencegah potensi aktivitas yang merugikan.

Pada akhir pekan lalu, sebuah kapal riset pemecah es milik China, Xue Long 2, terdeteksi beroperasi di dalam Paparan Benua Luas (ECS) AS di Samudra Arktik. Kapal tersebut dioperasikan oleh Institut Penelitian Kutub China dan terlihat sekitar 290 mil laut di utara Utqiagvik, Alaska.

Laksamana Muda Bob Little, komandan Distrik Arktik Penjaga Pantai AS, menegaskan bahwa pihaknya terus memantau secara ketat aktivitas kapal asing di wilayah tersebut. Sebagai respons, sebuah pesawat C-130J Hercules dikerahkan untuk memantau pergerakan Xue Long 2, dan foto-foto kapal tersebut telah dipublikasikan. Kejadian ini terjadi pada tanggal 29 Juli 2025.

Menurut Penjaga Pantai AS, negara memiliki hak eksklusif untuk mengelola sumber daya hayati dan nonhayati di ECS-nya berdasarkan hukum maritim internasional. Kehadiran kapal asing di wilayah tersebut menjadi perhatian serius dan memerlukan pengawasan yang ketat.

Selain itu, seorang juru bicara Pusat Operasi Gabungan Kanada menyatakan bahwa kapal tersebut tidak memasuki perairan teritorial Kanada. Namun, pesawat pengintai CP-140 Aurora yang berbasis di Alaska tetap memantau pergerakan kapal tersebut.

Insiden ini terjadi beberapa hari setelah AS mendeteksi empat pesawat militer Rusia di dalam Zona Identifikasi Pertahanan Udara Alaska. Zona ini merupakan wilayah udara internasional yang mengharuskan pesawat untuk mengidentifikasi diri demi alasan keamanan.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan yang berkelanjutan terhadap aktivitas asing di dekat wilayah AS. Penjaga Pantai AS dan mitra-mitranya terus bekerja sama untuk memastikan keamanan dan kedaulatan negara.

Itulah pembahasan mengenai armada china sapa gerbang as trump kirim hercules yang sudah saya paparkan dalam news, indonesia Jangan lupa untuk terus belajar dan mengembangkan diri tetap konsisten dan utamakan kesehatan keluarga. Sebarkan kebaikan dengan membagikan kepada yang membutuhkan. semoga artikel lainnya juga menarik. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.