Asing Hengkang, IHSG Meroket: Rahasia Pasar Modal Terungkap?
Newsmenit.com Assalamualaikum semoga kalian dalam perlindungan tuhan yang esa. Disini saya akan mengulas berbagai hal menarik tentang Business, News, Indonesia, Dunia. Artikel Mengenai Business, News, Indonesia, Dunia Asing Hengkang IHSG Meroket Rahasia Pasar Modal Terungkap lanjutkan membaca untuk wawasan menyeluruh.
Table of Contents
Pasar saham Indonesia menunjukkan tren positif dalam beberapa pekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengalami kenaikan signifikan, mencapai sekitar 10% sejak titik terendahnya pada 8 April 2025.
Menariknya, kenaikan IHSG ini tidak didorong oleh saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, melainkan oleh sektor komoditas, khususnya emas dan batu bara.
Saham-saham emas mengalami lonjakan seiring dengan kenaikan harga emas dunia yang telah meningkat sekitar 32% sepanjang tahun 2025. Kenaikan ini membantu menopang kinerja IHSG di tengah tekanan jual dari investor asing.
Sementara itu, kenaikan saham-saham batu bara didorong oleh penerapan tarif royalti baru oleh pemerintah. Meskipun harga batu bara dunia mengalami penurunan sekitar 23,58% hingga 21 April 2025, perubahan kebijakan royalti memberikan sentimen positif bagi investor.
Pemerintah telah meresmikan aturan baru terkait tarif royalti mineral dan batu bara melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2025, yang merupakan perubahan atas PP Nomor 15 Tahun 2022. Peraturan ini ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 11 April 2025 dan mulai berlaku 15 hari setelah tanggal diundangkan.
Khusus untuk pemegang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di sektor batu bara, perubahan tarif royalti justru memberikan keuntungan. Tarif royalti untuk ekspor kini dibagi berdasarkan rentang harga batu bara.
Dengan harga batu bara acuan (ICE Newcastle) di level US$97,05 per ton pada 21 April 2025, tarif royalti untuk ekspor menjadi 18%, lebih rendah dari tarif sebelumnya sebesar 25% untuk generasi pertama (gen 1) dan 24% untuk generasi kedua (gen 2).
Berikut adalah tabel perbandingan tarif royalti sebelum dan sesudah perubahan:
| Kategori | Tarif Royalti Sebelumnya | Tarif Royalti Sekarang (Harga US$97,05/ton) |
|---|---|---|
| Gen 1 | 25% | 18% |
| Gen 2 | 24% | 18% |
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan batu bara Indonesia dan menarik investasi lebih lanjut ke sektor ini.
Selesai sudah pembahasan asing hengkang ihsg meroket rahasia pasar modal terungkap yang saya tuangkan dalam business, news, indonesia, dunia Semoga artikel ini menjadi langkah awal untuk belajar lebih lanjut selalu belajar dari pengalaman dan perhatikan kesehatan reproduksi. Mari sebar informasi ini ke orang-orang terdekatmu. terima kasih.
✦ Tanya AI