• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Avanza Malaysia Murah Meriah, Pajak RI Bikin Merana?

img

Newsmenit.com Selamat beraktivitas semoga hasilnya memuaskan. Di Blog Ini saya akan mengulas berbagai hal menarik tentang News, Indonesia. Penjelasan Artikel Tentang News, Indonesia Avanza Malaysia Murah Meriah Pajak RI Bikin Merana Mari kita bahas tuntas artikel ini hingga bagian penutup.

Dalam sebuah diskusi hangat di Dialog Industri Otomotif Nasional GIIAS 2025, Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyoroti disparitas signifikan dalam pajak kendaraan bermotor antara Indonesia dan negara-negara tetangga. Perbandingan mencolok diberikan pada Toyota Avanza, mobil yang sangat populer di Indonesia.

Kukuh Kumara menjelaskan, Masyarakat ingin membeli kendaraan, tetapi harga masih menjadi kendala. Contohnya, Toyota Avanza yang diproduksi di Indonesia dikenakan pajak tahunan sebesar Rp 5 juta. Sementara itu, produk serupa di Malaysia hanya dikenakan pajak sekitar Rp 500 ribu. Perbedaan pajak yang sangat besar ini menyebabkan stagnasi pasar.

Salah satu faktor utama yang menyebabkan tingginya pajak kendaraan di Indonesia adalah klasifikasi mobil sebagai barang mewah. Hal ini menyebabkan mobil dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), yang secara signifikan meningkatkan harga jualnya.

Kukuh Kumara menambahkan, Penjualan mengalami tekanan tahun lalu, hanya mencapai 865 ribu unit. Situasi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Jika kondisi ini terus berlanjut, pabrik mungkin masih bisa beroperasi, tetapi bagaimana dengan supplier tier 1, 2, dan 3? Akan sulit jika mereka hanya memasok ke merek lokal. Ini adalah masalah serius yang dapat menyebabkan PHK, menunjukkan betapa luasnya dampak industri otomotif.

Penurunan penjualan di Indonesia kontras dengan pertumbuhan penjualan kendaraan di Malaysia, meskipun angkanya masih di bawah Indonesia. Sementara daya beli masyarakat menurun, harga kendaraan terus meningkat.

Kukuh Kumara menyimpulkan, Masyarakat menginginkan harga yang terjangkau. Sekitar 10-15 juta orang di kalangan menengah mengalami peningkatan pendapatan sebesar 3%, sesuai dengan inflasi. Namun, harga mobil yang mereka incar naik 7,5%, sehingga kesenjangan semakin besar. Ini harus diantisipasi. Bukan perang harga, tetapi kompetisi yang sehat, di mana produsen dapat menawarkan fitur yang baik dengan harga yang masuk akal.

Kamis, 31 Juli 2025, menjadi momentum penting untuk merefleksikan tantangan dan peluang dalam industri otomotif nasional.

Terima kasih atas perhatian Anda terhadap avanza malaysia murah meriah pajak ri bikin merana dalam news, indonesia ini Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca cari inspirasi positif dan jaga kebugaran. Sebarkan manfaat ini kepada orang-orang di sekitarmu. semoga Anda menemukan banyak informasi menarik. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.