• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Beras Oplosan Gentayangan: Ritel Modern Kecolongan?

img

Newsmenit.com Selamat datang di tempat penuh inspirasi ini. Dalam Opini Ini aku mau menjelaskan Economy, News, Indonesia, Dunia yang banyak dicari orang. Ulasan Mendetail Mengenai Economy, News, Indonesia, Dunia Beras Oplosan Gentayangan Ritel Modern Kecolongan Yuk

Pada tanggal 7 Juli 2025, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa 212 merek beras telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan Kejaksaan Agung karena terbukti melanggar standar mutu dan takaran. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap dugaan praktik curang yang merugikan konsumen.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah produsen beras besar terkait dugaan pelanggaran tersebut. Tim detikcom melakukan penelusuran di kawasan Palmerah Barat untuk mencari merek-merek beras yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan yang sedang diperiksa.

Merek beras dari PT Belitang Panen Raya yang ditemukan meliputi Raja Ultima, Raja Platinum, dan RajaKita untuk kualitas premium, serta RAJA untuk kualitas ekonomis. Di wilayah Jakarta Selatan, beberapa merek dari produsen yang diperiksa masih dijual bebas di toko ritel modern. Contohnya, di Alfamart, beras merek Sania dijual seharga Rp 74.500 per 5 kg.

Namun, di kawasan Patal Senayan, Palmerah, merek-merek beras dari produsen yang sedang diperiksa tidak ditemukan. Indomaret di kawasan Palmerah Barat mayoritas menjual merek sendiri, seperti Beras Pandan Wangi, Beras Ramos, Beras Kepala Super, SPHP, dan Larisst (diproduksi oleh PT Unifood Candi Indonesia).

Menurut Menteri Pertanian, 10 perusahaan, termasuk yang terbesar, telah dipanggil oleh Reskrim Satgas Pangan terkait kasus ini. Proses pemeriksaan sedang berjalan intensif untuk menindaklanjuti laporan pelanggaran yang ada.

Tabel Merek Beras yang Diperiksa:

Produsen Merek (Kualitas Premium) Merek (Kualitas Ekonomis)
PT Belitang Panen Raya Raja Ultima, Raja Platinum, RajaKita RAJA

Demikianlah beras oplosan gentayangan ritel modern kecolongan telah saya bahas secara tuntas dalam economy, news, indonesia, dunia Silakan cari tahu lebih banyak tentang hal ini kembangkan jaringan positif dan utamakan kesehatan komunitas. silakan share ke temanmu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.