• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Beras Premium Lenyap: Mentan Sangkal Ada Krisis Pangan?

img

Newsmenit.com Dengan nama Allah semoga kalian selalu berbahagia. Pada Hari Ini aku mau menjelaskan berbagai manfaat dari Economy, News, Indonesia, Dunia. Artikel Dengan Tema Economy, News, Indonesia, Dunia Beras Premium Lenyap Mentan Sangkal Ada Krisis Pangan Ikuti selalu pembahasannya sampai bagian akhir.

Pada tanggal 2 September 2025, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan adanya pergeseran signifikan dalam distribusi beras di Indonesia. Pola ini menunjukkan peningkatan peran penggilingan padi kecil dalam memasok beras ke pasar tradisional, yang sebelumnya didominasi oleh pabrik besar.

Amran menyatakan bahwa fenomena ini bukan merupakan indikasi kelangkaan beras. Menurutnya, kelangkaan beras ditandai dengan antrean panjang masyarakat dan penurunan produksi, sementara produksi beras secara keseluruhan terus menunjukkan peningkatan.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa total produksi beras dari Januari hingga Oktober 2025 diperkirakan meningkat sebesar 12,16% menjadi 31,04 juta ton. Potensi produksi selama Agustus hingga Oktober 2025 juga diperkirakan naik 4,17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencapai 9,11 juta ton.

Amran menambahkan bahwa kapasitas penggilingan padi kecil di Indonesia mencapai sekitar 116 juta ton, yang cukup untuk menggiling seluruh gabah yang diproduksi di dalam negeri. Sementara itu, kapasitas penggilingan padi besar dan sedang mencapai 50 juta ton, namun produksinya mengalami penurunan dan beralih ke pabrik kecil.

Sebelumnya, pada tanggal 29 Agustus 2025, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Iqbal Shoffan Shofwan menyampaikan bahwa toko ritel modern masih berhati-hati dalam menjual beras premium. Hal ini disebabkan oleh keinginan mereka untuk memastikan kualitas beras premium sesuai dengan klaim pada kemasan.

Iqbal menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah berkomunikasi dengan pengusaha ritel terkait stok beras yang masih kosong. Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari potensi kerugian akibat ketidaksesuaian antara kualitas beras dan klaim pada kemasan.

Pergeseran pola distribusi ini membuka peluang bagi penggilingan kecil untuk mendapatkan suplai gabah yang sebelumnya lebih banyak diserap oleh industri besar. Kondisi ini menunjukkan dinamika pasar beras yang terus berkembang dan adaptasi pelaku usaha terhadap perubahan permintaan dan penawaran.

Kesimpulannya, peningkatan peran penggilingan padi kecil dalam memasok beras ke pasar tradisional merupakan fenomena positif yang menunjukkan kemampuan adaptasi industri beras terhadap perubahan pasar. Pemerintah terus memantau dan berkoordinasi dengan pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras bagi masyarakat.

Begitulah uraian komprehensif tentang beras premium lenyap mentan sangkal ada krisis pangan dalam economy, news, indonesia, dunia yang saya berikan Terima kasih atas antusiasme Anda dalam membaca tetap bersemangat dan perhatikan kesehatanmu. Mari sebar informasi ini agar bermanfaat. Terima kasih telah membaca

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.