Berikut beberapa pilihan judul unik dengan 8 kata: Era Dolar Berakhir? Investor Global Beralih Arah Strategis. Dolar Melemah: Investor Cari Peluang Baru, Tinggalkan Dominasi. Dolar Tak Perkasa Lagi: Investor Dunia Mulai Berpaling. Dolar Terancam: Investor Global Cari Aset Lebih Menjanjikan. Dolar Runtuh
Newsmenit.com Dengan nama Allah semoga semua berjalan lancar. Kini saya akan mengulas berbagai hal menarik tentang Business, News, Indonesia, Dunia. Laporan Artikel Seputar Business, News, Indonesia, Dunia Berikut beberapa pilihan judul unik dengan 8 kata Era Dolar Berakhir Investor Global Beralih Arah Strategis Dolar Melemah Investor Cari Peluang Baru Tinggalkan Dominasi Dolar Tak Perkasa Lagi Investor Dunia Mulai Berpaling Dolar Terancam Investor Global Cari Aset Lebih Menjanjikan Dolar Runtuh Pelajari detailnya dengan membaca hingga akhir.
- 1.1. kredibilitas dolar
Table of Contents
Pada 11 April 2025, pasar keuangan global menyaksikan tekanan signifikan terhadap dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY) merosot tajam, mencerminkan sentimen investor yang berubah di tengah ketegangan perdagangan global, terutama antara AS dan China.
Menurut analis, pelemahan dolar ini bukan hanya sekadar respons terhadap kekhawatiran resesi atau ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed. Lebih dalam dari itu, ini adalah indikasi hilangnya kepercayaan terhadap kredibilitas dolar dan kebijakan ekonomi AS secara keseluruhan.
Kondisi ini diperparah oleh perang tarif yang berkecamuk antara AS dan China. China, sebagai respons terhadap kebijakan tarif AS, meningkatkan tarif impor dari AS, memicu kekhawatiran lebih lanjut di kalangan investor.
Sebagai akibatnya, investor berbondong-bondong mencari aset yang lebih aman. Euro melonjak signifikan, mencapai level tertinggi sejak Februari 2022 terhadap dolar AS. Poundsterling juga mengalami kenaikan terhadap dolar, mencapai level US$1,30825.
Rotasi besar terjadi di mana investor asing mulai mendiversifikasi portofolio mereka, mengurangi eksposur terhadap aset AS dan beralih ke wilayah lain seperti zona euro. Hal ini semakin menekan nilai dolar.
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, menegaskan bahwa ECB siap menggunakan semua instrumen yang tersedia untuk menjaga stabilitas keuangan. Pernyataan ini memberikan sedikit kepercayaan di tengah ketidakpastian global.
Bahkan obligasi pemerintah AS, yang biasanya dianggap sebagai aset safe haven, mengalami aksi jual. Imbal hasil obligasi 10-tahun diperkirakan mencatat lonjakan mingguan terbesar sejak tahun 2001, menunjukkan bahwa tidak ada aset yang kebal terhadap sentimen negatif terhadap dolar.
Bagi investor yang masih berinvestasi di pasar AS, kesadaran akan pentingnya lindung nilai (hedging) terhadap fluktuasi mata uang semakin meningkat. Permintaan untuk hedging ini turut berkontribusi pada pelemahan dolar.
Secara keseluruhan, pergerakan pasar pada tanggal tersebut mencerminkan pergeseran fundamental dalam persepsi investor terhadap dolar AS. Ketidakpastian global dan kekhawatiran tentang kebijakan ekonomi AS telah mendorong investor untuk mencari alternatif yang lebih stabil.
Itulah informasi komprehensif seputar berikut beberapa pilihan judul unik dengan 8 kata era dolar berakhir investor global beralih arah strategis dolar melemah investor cari peluang baru tinggalkan dominasi dolar tak perkasa lagi investor dunia mulai berpaling dolar terancam investor global cari aset lebih menjanjikan dolar runtuh yang saya sajikan dalam business, news, indonesia, dunia Silahkan cari informasi lainnya yang mungkin kamu suka kembangkan potensi diri dan jaga kesehatan mental. Jika kamu peduli Sampai jumpa di artikel selanjutnya
✦ Tanya AI