• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Dominasi China Ancam Nasib Driver Online Indonesia?

img

Newsmenit.com Bismillah semoga hari ini membawa berkah untuk kita semua. Di Sini mari kita bahas keunikan dari Technology, News, Indonesia, Dunia yang sedang populer. Catatan Singkat Tentang Technology, News, Indonesia, Dunia Dominasi China Ancam Nasib Driver Online Indonesia Jangan lewatkan bagian apapun keep reading sampai habis.

Persaingan di bidang kendaraan otonom (autonomous vehicles/AV) semakin memanas. Perusahaan teknologi dari Tiongkok dan Amerika Serikat berlomba-lomba mengembangkan layanan AV, khususnya taksi otomatis atau robotaxi.

WeRide, sebuah startup self-driving asal Tiongkok, baru-baru ini mengumumkan kemitraan strategis dengan Tencent Cloud. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat operasional robotaxi komersial dalam skala besar. Tencent Cloud akan menyediakan infrastruktur cloud global dan pengalaman operasional untuk mendukung WeRide dalam membangun jaringan operasi smart driving yang efisien dan stabil di berbagai negara.

Ekspansi robotaxi di luar AS dan Tiongkok menimbulkan kekhawatiran tentang potensi hilangnya pekerjaan pengemudi online. Ekspansi agresif perusahaan AS dan Tiongkok berpotensi mencapai Indonesia. WeRide dan Tencent berencana menghadirkan solusi smart driving untuk pasar global. Hal ini menandakan ambisi WeRide untuk memperluas jangkauannya di pasar internasional, tidak hanya berfokus pada pasar domestik Tiongkok.

Sebelumnya, Uber mengumumkan investasi sebesar US$100 juta ke WeRide untuk membangun ekosistem robotaxi di beberapa kota di Eropa dan AS pada awal Mei 2025. Kemitraan Uber dan WeRide dimulai pada tahun 2024, dengan peluncuran layanan robotaxi komersial di Abu Dhabi.

Namun, perusahaan robotaxi masih menghadapi tantangan regulasi di setiap negara. Perkembangan robotaxi di Tiongkok berkembang pesat karena regulasi yang lebih fleksibel. Di AS, perusahaan teknologi harus melalui serangkaian uji coba sebelum mendapatkan izin untuk mengoperasikan robotaxi.

Ringkasan Perkembangan Robotaxi (21 Mei 2025)

Perusahaan Inisiatif Wilayah
WeRide Kemitraan dengan Tencent Cloud Global
Uber Investasi US$100 juta ke WeRide Eropa & AS

Demikianlah dominasi china ancam nasib driver online indonesia sudah saya jabarkan secara detail dalam technology, news, indonesia, dunia Silakan jelajahi sumber lain untuk memperdalam pemahaman Anda terus belajar hal baru dan jaga imunitas. Ayo sebar informasi baik ini kepada semua. Terima kasih

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.