• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Efisiensi Anggaran? Belanja Pemerintah Kuartal I Tumbang!

img

Newsmenit.com Selamat berjumpa kembali di blog ini. Hari Ini saatnya berbagi wawasan mengenai Economy, News, Indonesia, Dunia. Ringkasan Artikel Mengenai Economy, News, Indonesia, Dunia Efisiensi Anggaran Belanja Pemerintah Kuartal I Tumbang Baca artikel ini sampai habis untuk pemahaman yang optimal.

    Table of Contents

Pada tanggal 5 Mei 2025, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dari sisi pengeluaran menunjukkan tren positif pada kuartal I-2025. Namun, terdapat satu pengecualian, yaitu konsumsi pemerintah yang mengalami kontraksi.

Amalia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran pemerintah berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi realokasi anggaran diharapkan memberikan dampak positif pada kuartal II-2025. Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2025, dengan kontribusi sebesar 54,53% dan pertumbuhan 4,89%. Proses administrasi untuk realokasi anggaran menjadi kegiatan pemerintah dan ekonomi lainnya masih berlangsung.

BPS mencatat bahwa belanja pemerintah mengalami kontraksi sebesar -1,38% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2025. Hal ini turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang melambat menjadi 4,87%. Kontraksi ini disebabkan oleh tidak adanya belanja Pemilu seperti pada kuartal I-2024.

Komponen pengeluaran yang tumbuh tinggi adalah ekspor, dengan pertumbuhan 6,78%. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan nilai ekspor nonmigas dan kunjungan wisatawan mancanegara. Pemerintah menargetkan penghematan belanja dari APBN 2025 sebesar Rp 306,69 triliun. Realokasi anggaran diharapkan terealisasi pada kuartal II-2025 dan seterusnya.

Kementerian Keuangan telah membuka blokir anggaran Kementerian dan Lembaga (K/L) yang terkena efisiensi sebesar Rp 86,6 triliun. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memberikan kontribusi 28,03%, namun tumbuh melambat 2,12%. Angka efisiensi diambil dari anggaran belanja di K/L sebesar Rp 256,1 triliun dan dana Transfer ke Daerah (TKD) Rp 50,59 triliun.

Rinciannya, pembukaan blokir dilakukan untuk 23 K/L baru sebesar Rp 33,1 triliun dan 76 K/L lainnya sebesar Rp 53,49 triliun. Hingga 25 April 2025, Kementerian Keuangan bersama K/L telah melakukan penajaman relokasi anggaran dan membuka blokir sesuai dengan prioritas pembangunan sebesar Rp 86,6 triliun.

Suahasil menjelaskan pada konferensi pers APBN KiTA, Rabu (30/4), bahwa proses buka blokir telah dilakukan sesuai dengan hasil efisiensi belanja dan arahan Presiden.

Terima kasih atas perhatian Anda terhadap efisiensi anggaran belanja pemerintah kuartal i tumbang dalam economy, news, indonesia, dunia ini hingga selesai Silakan bagikan informasi ini jika dirasa bermanfaat selalu bergerak maju dan jaga kesehatan lingkungan. bagikan kepada teman-temanmu. lihat juga konten lainnya di bawah ini.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.