• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Emas Menggila: Rekor Harga Tertinggi, Dunia Berpesta!

img

Newsmenit.com Bismillah semoga hari ini penuh kebaikan. Pada Detik Ini saya ingin membedah Business, News, Indonesia, Dunia yang banyak dicari publik. Panduan Artikel Tentang Business, News, Indonesia, Dunia Emas Menggila Rekor Harga Tertinggi Dunia Berpesta Pelajari seluruh isinya hingga pada penutup.

    Table of Contents

Harga emas mencetak rekor tertinggi baru, menembus US$3.600 per troy ons pada hari Senin, 8 September 2025. Lonjakan ini dipicu oleh data tenaga kerja AS yang lemah, meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

Pada hari Senin, harga emas dunia melonjak 1,37% menjadi US$3.635,36 per troy ons, menandai penutupan tertinggi sepanjang masa dan kenaikan selama dua hari berturut-turut. Namun, pada hari Selasa, 9 September 2025, pukul 06.20 WIB, harga emas di pasar spot sedikit melemah 0,16% menjadi US$3.629,58 per troy ons.

Peter Grant dari Zaner Metals memperkirakan emas dapat melanjutkan momentumnya menuju US$3.700 hingga US$3.730 per troy ons dalam waktu dekat. Ia juga menyarankan bahwa penurunan singkat dapat dilihat sebagai peluang untuk membeli.

Beberapa faktor mendukung kenaikan harga emas. Pertama, melemahnya pasar tenaga kerja AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed hingga awal 2026 memberikan dukungan berkelanjutan. Kedua, logam mulia tidak menawarkan imbal hasil, sehingga penurunan imbal hasil obligasi menguntungkan emas. Ketiga, indeks dolar AS melemah, meningkatkan permintaan emas karena pembelian emas dikonversi dalam dolar AS.

Spekulasi yang meningkat tentang pemangkasan suku bunga oleh The Fed semakin mendorong harga emas. Laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam. Para trader kini melihat peluang 88% untuk pemangkasan suku bunga seperempat poin pada pertemuan The Fed bulan September, dengan peluang sekitar 12% untuk pemangkasan yang lebih besar, yaitu 50 basis poin.

Bank sentral China juga memperpanjang pembelian emasnya menjadi 10 bulan berturut-turut pada bulan Agustus. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk menyimpan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Harga emas telah naik 37% sepanjang tahun ini, setelah naik 27% pada tahun 2024, didorong oleh pelemahan dolar, akumulasi bank sentral yang kuat, pengaturan moneter yang dovish, dan meningkatnya ketidakpastian global.

Investor kini menantikan data harga produsen AS pada hari Rabu dan harga konsumen pada hari Kamis untuk petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed. Sementara itu, imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun berada pada level terendah dalam lima bulan ke 4,05%.

Demikianlah emas menggila rekor harga tertinggi dunia berpesta telah saya uraikan secara lengkap dalam business, news, indonesia, dunia Jangan lupa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat tetap bersemangat dan perhatikan kesehatanmu. Jangan lupa untuk membagikan kepada sahabatmu. jangan lupa baca artikel lainnya di bawah ini.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.