• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Google Bereaksi: Android Warga RI Rawan Maling!

img

Newsmenit.com Assalamualaikum semoga kita selalu bersatu. Pada Blog Ini saatnya berbagi wawasan mengenai Technology, News, Indonesia, Dunia. Catatan Singkat Tentang Technology, News, Indonesia, Dunia Google Bereaksi Android Warga RI Rawan Maling Simak baik-baik hingga kalimat penutup.

Google berencana memperketat keamanan ekosistem Android dengan mewajibkan verifikasi identitas bagi semua pengembang aplikasi, bahkan jika aplikasi tersebut tidak didistribusikan melalui Google Play Store. Langkah ini, diumumkan pada 26 Agustus 2025, bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan melindungi pengguna dari ancaman malware dan penipuan.

Persyaratan verifikasi pengembang ini akan berlaku untuk semua aplikasi yang diinstal pada perangkat Android, tanpa memandang sumbernya. Google akan menyediakan Konsol Pengembang Android baru, yang dirancang untuk mempermudah proses verifikasi identitas. Konsol ini mirip dengan Konsol Google Play, tetapi dengan proses yang lebih efisien.

Google menekankan bahwa verifikasi ini hanya berfokus pada identitas pengembang, bukan pada konten atau asal aplikasi. Hal ini dianalogikan dengan pemeriksaan identitas di bandara, yang memverifikasi identitas penumpang tanpa memeriksa barang bawaan mereka.

Program verifikasi ini akan diluncurkan secara bertahap. Pada Maret 2025, program ini akan dibuka untuk semua pengembang. Implementasi penuh akan dimulai pada September 2026 di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand, negara-negara yang dinilai rentan terhadap penipuan aplikasi palsu. Selanjutnya, pada tahun 2027, peluncuran global akan dilanjutkan.

Meskipun persyaratan ini tidak secara langsung mencegah aplikasi berbahaya mencapai pengguna, namun mempersulit pengembang untuk tetap anonim. Hal ini diharapkan dapat mengurangi insiden sideloading aplikasi berbahaya, yaitu praktik menginstal aplikasi dari sumber di luar Google Play Store.

Sebagian pengguna memilih sideloading karena aplikasi yang mereka butuhkan tidak tersedia di Google Play Store. Namun, tindakan ini meningkatkan risiko terpapar malware, karena aplikasi yang diunduh dari sumber tidak resmi tidak melalui proses kurasi dan pemeriksaan keamanan yang ketat seperti di Google Play Store.

Google Play Protect, layanan pemindaian malware yang terintegrasi ke dalam Play Store, sebenarnya sudah memindai semua aplikasi yang terinstal, terlepas dari asalnya. Namun, verifikasi identitas pengembang diharapkan dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna Android.

Tabel: Jadwal Implementasi Verifikasi Pengembang Android

Tahap Tanggal Keterangan
Pembukaan Program Maret 2025 Program dibuka untuk semua pengembang
Implementasi Awal September 2026 Berlaku di Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand
Peluncuran Global 2027 Peluncuran global dilanjutkan

Itulah rangkuman menyeluruh seputar google bereaksi android warga ri rawan maling yang saya paparkan dalam technology, news, indonesia, dunia Saya berharap Anda terinspirasi oleh artikel ini tetap fokus pada impian dan jaga kesehatan jantung. silakan share ini. jangan lupa cek artikel lain di bawah ini.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.