• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

GoTo Bereaksi: Skandal Chromebook Nadiem, Apa Kata Mereka?

img

Newsmenit.com Bismillah semoga hari ini penuh kebaikan. Kini saya ingin membedah Technology, News, Indonesia, Dunia yang banyak dicari publik. Pandangan Seputar Technology, News, Indonesia, Dunia GoTo Bereaksi Skandal Chromebook Nadiem Apa Kata Mereka Jangan kelewatan simak artikel ini hingga tuntas.

Jakarta, [Tanggal Hari Ini] - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan tanggapan resmi terkait pemberitaan mengenai Nadiem Makarim dan dugaan keterlibatannya dalam kasus pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Ade Mulya, Direktur Public Affairs & Communications GoTo, menegaskan bahwa Nadiem Makarim telah lama tidak memiliki hubungan operasional maupun manajemen dengan perusahaan. Sejak Oktober 2019, yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Komisaris dan sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam kegiatan operasional maupun manajemen GoTo, ujarnya dalam keterangan tertulis.

GoTo menekankan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang baik, akuntabel, dan transparan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan juga menegaskan bahwa kegiatan operasional GoTo tidak pernah terkait dengan tugas dan tanggung jawab Nadiem Makarim sebagai pejabat negara.

Kasus ini bermula pada Februari 2020, saat Nadiem Makarim masih menjabat sebagai Mendikbudristek. Diduga, Nadiem melakukan pertemuan dengan pihak Google Indonesia untuk membahas pengadaan Chromebook di sekolah-sekolah. Padahal, sebelumnya, penawaran Chromebook dari Google tidak direspons oleh menteri sebelumnya karena dinilai tidak sesuai untuk wilayah 3T dan gagal dalam uji coba tahun 2019.

Pada Februari 2021, Nadiem menerbitkan Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 yang diduga memuluskan pengadaan Chromebook ke sekolah-sekolah. GoTo, dalam keterangannya, tetap fokus pada upaya menjalankan kegiatan operasional dan mewujudkan visi perusahaan untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi jutaan pengguna, mitra driver, dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

GoTo berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Itulah pembahasan mengenai goto bereaksi skandal chromebook nadiem apa kata mereka yang sudah saya paparkan dalam technology, news, indonesia, dunia Selamat menggali informasi lebih lanjut tentang tema ini tetap produktif dan rawat diri dengan baik. Ayo sebar kebaikan dengan membagikan ini kepada orang lain. Terima kasih telah meluangkan waktu

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.