• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Gula Darah Stabil: Panduan Dokter dan Tips Menjaga!

img

Newsmenit.com Hai semoga hatimu selalu tenang. Pada Postingan Ini saya akan membahas manfaat Lifestyle, News, Indonesia, Trends yang tidak boleh dilewatkan. Artikel Yang Mengulas Lifestyle, News, Indonesia, Trends Gula Darah Stabil Panduan Dokter dan Tips Menjaga lanjutkan membaca untuk wawasan menyeluruh.

    Table of Contents

Kadar gula darah yang sehat sangat krusial bagi fungsi tubuh yang optimal. Christoph Buettner, MD, PhD, menjelaskan bahwa glukosa adalah sumber energi utama, terutama bagi otak. Hipoglikemia berat, yaitu kadar gula darah di bawah 54 mg/dL, dapat berakibat fatal, seperti kejang, hilangnya kesadaran, bahkan kematian.

Fluktuasi gula darah, baik terlalu tinggi maupun terlalu rendah, dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk memahami rentang normal gula darah dan mengenali tanda-tanda peringatan.

Setelah makan, kadar gula darah idealnya tidak melebihi 140 mg/dL bagi individu yang sehat, menurut Dr. Buettner. Konsumsi makanan kaya serat sangat dianjurkan karena serat memperlambat pencernaan dan mencegah lonjakan gula darah yang tiba-tiba.

Pilihlah biji-bijian utuh daripada roti putih karena biji-bijian utuh melepaskan gula lebih lambat, seperti yang disarankan oleh Bethin. Selain itu, hidrasi yang cukup juga penting. Pria disarankan mengonsumsi sekitar 15,5 cangkir cairan per hari, sementara wanita sekitar 11,5 cangkir.

Aktivitas fisik secara teratur membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif dan menjaga kestabilan gula darah, jelas Bethin. Gaya hidup sedentari dapat meningkatkan resistensi insulin dan risiko diabetes tipe 2.

Stres juga dapat memengaruhi kadar gula darah. Morledge menjelaskan bahwa stres memicu pelepasan hormon kortisol dan adrenalin, yang dapat menghambat kerja insulin. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik.

Singkatnya, menjaga kadar gula darah tetap stabil melibatkan kombinasi pola makan sehat, hidrasi yang cukup, aktivitas fisik teratur, dan manajemen stres yang efektif. Dengan memahami dan menerapkan tips ini, kita dapat meminimalkan risiko komplikasi kesehatan yang terkait dengan fluktuasi gula darah.

Demikian gula darah stabil panduan dokter dan tips menjaga telah saya jabarkan secara menyeluruh dalam lifestyle, news, indonesia, trends Jangan lupa untuk terus belajar dan mengembangkan diri selalu berinovasi dalam bisnis dan jaga kesehatan pencernaan. Jika kamu peduli Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.