Kafe Belanda Klasik Tante Thea: Depok Rasa Eropa.
Newsmenit.com Semoga kebahagiaan menghampirimu setiap saat. Pada Saat Ini mari kita bahas tren Food, News, Indonesia yang sedang diminati. Analisis Mendalam Mengenai Food, News, Indonesia Kafe Belanda Klasik Tante Thea Depok Rasa Eropa Ikuti terus penjelasannya hingga dibagian paragraf terakhir.
Table of Contents
Menjelajahi sudut kota Depok, kita akan menemukan sebuah permata tersembunyi, sebuah tempat kerja yang memancarkan pesona unik. Di sinilah kisah Tante Thea, seorang wanita berdarah Belanda-Ambon yang lahir pada tahun 1940, terukir.
Rumah Tante Thea dihiasi dengan pernak-pernik khas Belanda, menghadirkan nuansa negeri Kincir Angin yang otentik. Lebih dari sekadar dekorasi, benda-benda ini adalah jendela menuju warisan budayanya.
Tante Thea bukan hanya seorang pemilik rumah, tetapi juga sosok yang aktif dalam Yayasan Lembaga Cornelisschstelien. Keterlibatannya ini menjadikannya saksi hidup perkembangan kota Depok, dengan segudang cerita menarik untuk dibagikan.
Berkunjung ke Tante Thea Snoephuis, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Gehaktballen, hidangan andalan yang dibanderol seharga Rp 75 ribu. Kelezatan daging cincang yang dibalut bumbu khas ini akan memanjakan lidah Anda.
Sebagai penutup yang manis, Poffertjes es krim seharga Rp 35 ribu siap memanjakan Anda. Kue-kue kecil yang lembut ini disajikan dengan es krim dingin, menciptakan kombinasi rasa yang sempurna.
Tante Thea Snoephuis bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang untuk berinteraksi, belajar, dan merasakan kehangatan budaya Belanda di tengah kota Depok. Sebuah pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang berkunjung.
Demikianlah kafe belanda klasik tante thea depok rasa eropa telah saya bahas secara tuntas dalam food, news, indonesia Jangan segan untuk mencari referensi tambahan selalu bersyukur atas pencapaian dan jaga kesehatan paru-paru. Jangan ragu untuk membagikan ini ke sahabat-sahabatmu. Sampai jumpa di artikel selanjutnya
✦ Tanya AI