• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Kemacetan Tanjung Priok: Menhub Angkat Bicara, Cari Solusi!

img

Newsmenit.com Hai apa kabar semuanya selamat membaca Hari Ini saya ingin membahas berbagai perspektif tentang Economy, News, Indonesia, Dunia. Pandangan Seputar Economy, News, Indonesia, Dunia Kemacetan Tanjung Priok Menhub Angkat Bicara Cari Solusi Baca sampai selesai untuk pemahaman komprehensif.

    Table of Contents

Kemacetan parah yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi sorotan utama, dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan penjelasan terkait situasi tersebut. Menurut Dudy, kepadatan yang terjadi tidak terkait dengan kebijakan pembatasan kendaraan truk selama masa Angkutan Lebaran 2025.

Dudy menyampaikan hal ini usai Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI pada hari Rabu, 23 April 2025, yang membahas evaluasi Angkutan Lebaran 2025. Ia menegaskan bahwa relaksasi pembatasan kendaraan telah dilakukan sejak 7 April, dan pembatasan secara penuh berakhir pada 8 April.

Setelah melakukan peninjauan langsung ke lapangan, Dudy menemukan bahwa kepadatan hanya terjadi di satu terminal, bukan di seluruh area pelabuhan. Ia juga menyebutkan bahwa kapasitas normal terminal seharusnya berada di angka 65%, namun saat kejadian, angka tersebut jauh terlampaui.

“Kalau saya tidak salah kapasitasnya itu sekitar 65%,” ujar Dudy, mengindikasikan adanya kelebihan muatan yang signifikan.

Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan sanksi, Dudy menyatakan bahwa hal tersebut diserahkan kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo selaku induk perusahaan. Ia menekankan pentingnya mengendalikan arus kendaraan yang akan mengambil peti kemas di pelabuhan.

“Dan kami juga minta supaya apabila sudah melampaui kapasitas, maka tidak boleh dipaksakan terjadi penumpukan. Sehingga kendaraan-kendaraan yang akan mengangkut atau yang akan mengambil peti kemas yang ada di pelabuhan itu tidak berdatangan dengan jumlah yang cukup banyak,” jelasnya.

Dengan demikian, solusi yang diusulkan adalah pengendalian jumlah kendaraan yang masuk ke pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan yang berlebihan, yang menjadi penyebab utama kemacetan.

Sekian ulasan komprehensif mengenai kemacetan tanjung priok menhub angkat bicara cari solusi yang saya berikan melalui economy, news, indonesia, dunia Saya harap Anda menemukan value dalam artikel ini tetap fokus pada tujuan dan jaga kebugaran. silakan share ke temanmu. Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.