• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Mobil Listrik Bekas Anjlok: Fenomena Pasar yang Menggemparkan!

img

Newsmenit.com Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat data di blog saya yang penuh informasi. Pada Detik Ini aku mau berbagi pengalaman seputar News, Indonesia yang bermanfaat. Analisis Artikel Tentang News, Indonesia Mobil Listrik Bekas Anjlok Fenomena Pasar yang Menggemparkan Pelajari detailnya dengan membaca hingga akhir.

Fenomena penurunan harga mobil listrik bekas menjadi sorotan utama dalam industri otomotif saat ini. Evvy Kartini, Founder National Battery Research Institute, mengungkapkan bahwa nilai jual kembali mobil listrik sangat dipengaruhi oleh kondisi baterai. Hal ini diungkapkan pada acara Populix x Forwot Outlook Discussion, Rabu lalu, sekitar tanggal 6 Juli 2025.

Model bisnis seperti yang diterapkan oleh Vinfast dan Alva, yang menawarkan sistem sewa baterai terpisah dari penjualan mobil, menjadi solusi menarik. Konsumen hanya membeli mobilnya saja, sementara baterai disewakan, mengurangi kekhawatiran tentang penurunan nilai akibat degradasi baterai.

Contoh nyata terlihat pada penurunan harga drastis BYD Seal. Model Seal Premium yang baru dihargai Rp 639 juta dan Seal Performance AWD Rp 750 juta, namun setahun setelah peluncuran, harga bekasnya anjlok hingga lebih dari Rp 200 juta. Di situs jual beli Carmudi, Seal Performance AWD ditawarkan antara Rp 530 juta hingga Rp 545 juta.

Penurunan serupa juga dialami oleh mobil listrik bekas lainnya. Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range, yang awalnya dijual mulai dari Rp 844 juta, kini harga bekasnya untuk tahun 2023 berkisar antara Rp 465 juta hingga Rp 550 juta, tergantung kondisi kendaraan.

“Jika Anda menggunakan mobil listrik selama 3 tahun, calon pembeli akan memperhitungkan sisa masa pakai baterai,” jelas Evvy. “Karena baterai belum didaur ulang dan penggantiannya bisa mencapai setengah harga mobil, maka harga jual kembali turun drastis. Ini bukan masalah bodi atau komponen lain, tapi murni karena baterai.”

Berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin (ICE) yang performanya relatif stabil, kekuatan baterai mobil listrik terus menurun seiring pemakaian. Baterai memiliki lifetime terbatas, misalnya 1000 cycle. Jika sudah terpakai 500 cycle, sisa 500 cycle tidak bisa dipulihkan dan harus diganti dalam beberapa tahun. Inilah yang menyebabkan harga mobil listrik bekas jatuh.

Harga komponen baterai juga sangat tinggi, bahkan mendominasi nilai keseluruhan mobil. Hal ini menjadi pertimbangan utama bagi konsumen yang ingin membeli mobil listrik bekas.

Tabel Perbandingan Harga Mobil Listrik Bekas

Model Mobil Harga Baru (Rp) Harga Bekas (Rp)
BYD Seal Premium 639.000.000 530.000.000 - 545.000.000
Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range 844.000.000 465.000.000 - 550.000.000

Terima kasih atas perhatian Anda terhadap mobil listrik bekas anjlok fenomena pasar yang menggemparkan dalam news, indonesia ini hingga selesai Terima kasih atas perhatian dan waktu yang telah Anda berikan, tetap fokus pada tujuan hidup dan jaga kesehatan spiritual. Jangan lupa untuk membagikan ini kepada sahabatmu. Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.