Petani Keliru Tanam Singkong: Impor Membengkak, Salah Siapa?
Newsmenit.com Bismillah semoga semua urusan lancar. Pada Postingan Ini aku mau menjelaskan berbagai manfaat dari News, Indonesia. Review Artikel Mengenai News, Indonesia Petani Keliru Tanam Singkong Impor Membengkak Salah Siapa Baca sampai selesai agar pemahaman Anda maksimal.
- 1.1. Data Impor Singkong:
Table of Contents
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait budidaya singkong di Indonesia. Selama ini, petani cenderung fokus pada ukuran dan berat singkong, padahal industri pengolahan lebih membutuhkan singkong dengan kandungan tapioka yang tinggi.
Menurut Sudaryono, pemerintah sedang berupaya membenahi tata niaga singkong, termasuk regulasi terkait impor. Perlindungan terhadap petani singkong juga menjadi prioritas, terutama dalam hal penetapan harga. Pemerintah menargetkan harga minimal Rp1.350 per kilogram untuk singkong dengan kadar starch mencapai 24%.
“Kita ingin mengedukasi petani kita untuk menanam singkong yang beratnya besar, dan kandungan tapiokanya itu tinggi,” ujar Sudaryono, Senin (16 Juni 2025).
Sebagian besar pabrik pengolahan singkong di Indonesia membeli berdasarkan kadar tapioka, bukan berat fisik umbi. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi petani, penyuluh lapangan, dan internal Kementerian Pertanian.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya telah menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi petani singkong dari serbuan impor. Harga singkong di tingkat petani anjlok karena produksi lokal tidak terserap, sementara impor terus membanjiri pasar.
Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas untuk mengutamakan produksi dalam negeri. Pemerintah akan melakukan segala upaya untuk melindungi petani singkong, termasuk menerapkan skema perlindungan harga seperti Harga Pembelian Pemerintah (HPP) pada beras dan jagung.
Pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam pemerintahan Presiden Prabowo diharapkan dapat mempercepat penataan hukum dan kewenangan terkait komoditas singkong.
Data Impor Singkong:
| Tahun | Keterangan |
|---|---|
| 2023 | Data Impor Tinggi |
| 2024 | Data Impor Tinggi |
| 2025 | Impor Anjlok Signifikan (Data BPS) |
Dengan fokus pada kualitas dan kandungan tapioka, diharapkan petani singkong dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing produk lokal di pasar.
Itulah pembahasan komprehensif tentang petani keliru tanam singkong impor membengkak salah siapa dalam news, indonesia yang saya sajikan Terima kasih telah menjadi pembaca yang setia tingkatkan keterampilan dan jaga kebersihan diri. Sebarkan kebaikan dengan membagikan ke orang lain. lihat juga konten lainnya di bawah ini.
✦ Tanya AI