• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

PGN Sumatera: Jaminan Alokasi Gas dari SKK Migas.

img

Newsmenit.com Mudah mudahan kalian sehat dan berbahagia selalu. Dalam Opini Ini mari kita teliti News, Indonesia yang banyak dibicarakan orang. Artikel Ini Membahas News, Indonesia PGN Sumatera Jaminan Alokasi Gas dari SKK Migas Baca tuntas untuk mendapatkan gambaran sepenuhnya.

Pada tanggal 17 April 2025, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengumumkan bahwa PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan menerima alokasi gas dari Sumatera. Keputusan ini diambil menyusul peningkatan kebutuhan pasokan gas untuk sektor kelistrikan oleh PLN.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menjelaskan bahwa penggantian alokasi gas ini dilakukan dengan mengurangi porsi ekspor gas dari Sumatera ke Singapura. Kekurangan pasokan untuk Singapura akan dipenuhi dari Natuna. Hal ini sebagai kompensasi atas pembatalan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) atau Gas Sales Agreement (GSA) dari Lapangan Mako, Blok Duyung.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa penghentian GSA ini berdasarkan surat dari West Natuna Energy Ltd (WNEL) selaku penjual gas kepada PGN. Total volume dalam GSA yang dihentikan adalah sebesar 122,77 TBTU. Sumber pasokan gas dalam GSA ini berasal dari Wilayah Kerja (WK) Duyung, yang dikelola oleh WNEL bersama mitranya, Empyrean Energy Plc dan Coro Energy Duyung (Singapore) Pte.

Menurut Fajriyah, PGN terus menjajaki potensi sumber pasokan gas baru dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. PGN juga akan mengembangkan infrastruktur dan alternatif pasokan, termasuk pemanfaatan gas hasil regasifikasi LNG, untuk memastikan keandalan pasokan bagi pelanggan di masa depan.

Sebagai informasi tambahan, Conrad melalui anak usahanya, West Natuna Exploration Limited, memegang 76,5% hak partisipasi di blok Duyung. Sementara Coro Energy Duyung (Singapura) Pte.Ltd memegang 15% hak partisipasi dan Empyrean Energy PLC 8,5% hak partisipasi.

Djoko menambahkan bahwa PLN membutuhkan lebih banyak gas untuk kelistrikan dan bersedia mempercepat pembangunan pipa dari WNTS ke Pulau Pemping. Sesuai GSA, jangka waktu pasokan diperkirakan dimulai 1 November 2026 sampai dengan terpenuhinya volume total kontrak (diperkirakan 15 Januari 2037).

Tabel: Rincian Hak Partisipasi di Blok Duyung

Perusahaan Hak Partisipasi
West Natuna Exploration Limited (Conrad) 76,5%
Coro Energy Duyung (Singapura) Pte.Ltd 15%
Empyrean Energy PLC 8,5%

Begitulah pgn sumatera jaminan alokasi gas dari skk migas yang telah saya jelaskan secara lengkap dalam news, indonesia, Semoga tulisan ini membantu Anda dalam kehidupan sehari-hari selalu berinovasi dalam pembelajaran dan jaga kesehatan kognitif. Bantu sebarkan pesan ini dengan membagikannya. cek artikel lainnya di bawah ini. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.