• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

RI Nego Tarif AS: September, Titik Temu Harga?

img

Newsmenit.com Hai semoga semua sedang dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Kini mari kita bahas keunikan dari Economy, News, Indonesia, Dunia yang sedang populer. Artikel Ini Membahas Economy, News, Indonesia, Dunia RI Nego Tarif AS September Titik Temu Harga Mari kita bahas tuntas hingga bagian penutup tulisan.

Jakarta, 4 Agustus 2025 - Pemerintah Indonesia optimis negosiasi terkait tarif ekspor ke Amerika Serikat dapat rampung sebelum bulan September. Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menginformasikan bahwa produk-produk Indonesia yang memasuki pasar AS akan dikenakan tarif sebesar 19%, mulai tanggal 7 Agustus 2025. Tarif ini merupakan hasil dari kesepakatan yang dicapai dengan pemerintahan sebelumnya.

“Untuk komoditas spesifik, saya belum bisa memberikan rinciannya saat ini. Namun, dalam proses negosiasi, kami berupaya mendapatkan penurunan tarif, terutama untuk komoditas yang tidak diproduksi atau tidak dimiliki oleh AS,” jelas Budi Santoso.

Airlangga Hartarto menambahkan bahwa sebagian besar negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Thailand, mendapatkan tarif 19% yang ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya. Tarif ini lebih rendah dibandingkan tarif sebelumnya yang mencapai 32%.

Indonesia menargetkan penurunan tarif lebih lanjut dalam negosiasi yang sedang berlangsung. Proses negosiasi masih berjalan. Tarif resiprokal sebesar 19% berlaku 7 hari setelah 31 Juli, ujar Airlangga pada 1 Agustus 2025.

Singapura, sebagai perbandingan, berhasil mendapatkan tarif yang lebih rendah, yaitu 10%. Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi ekspor nasional.

Detail komoditas yang akan dikenakan tarif masih dalam pembahasan. Pemerintah berkomitmen untuk melindungi kepentingan eksportir Indonesia dan memastikan daya saing produk-produk Indonesia di pasar Amerika Serikat.

Begitulah ringkasan ri nego tarif as september titik temu harga yang telah saya jelaskan dalam economy, news, indonesia, dunia Saya berharap artikel ini menginspirasi Anda untuk belajar lebih banyak selalu berpikir positif dan jaga kondisi tubuh. Mari bagikan kebaikan ini kepada orang lain. Sampai jumpa lagi

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.