• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Rupiah Merana: Ringgit dan Yen Perkasa Tak Tertandingi!

img

Newsmenit.com Dengan nama Allah semoga semua berjalan lancar. Dalam Konten Ini saya akan mengulas berbagai hal menarik tentang Business, News, Indonesia, Dunia. Informasi Terkait Business, News, Indonesia, Dunia Rupiah Merana Ringgit dan Yen Perkasa Tak Tertandingi Simak baik-baik hingga kalimat penutup.

    Table of Contents

Pada tanggal 2 April 2025, pemerintahan Presiden Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang berdampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk Indonesia. Kebijakan ini merupakan respons terhadap praktik perdagangan yang dianggap tidak adil.

Tarif timbal balik khusus negara diberlakukan terhadap negara-negara yang dituduh melakukan praktik perdagangan yang merugikan. Indonesia termasuk dalam daftar negara yang terkena dampak kebijakan ini.

Dibandingkan dengan mata uang negara-negara tetangga, Rupiah menunjukkan performa yang kurang memuaskan. Melemahnya Rupiah terhadap Ringgit Malaysia (4,53%) dan Baht Thailand (4,44%) menjadi perhatian tersendiri. Terhadap Dolar AS, Rupiah tercatat melemah sebesar 0,67% dalam periode 2 April hingga 6 Mei 2025.

Secara garis besar, Amerika Serikat memberlakukan tarif dasar 10% untuk semua impor yang masuk ke AS. Namun, tarif yang lebih tinggi dikenakan pada puluhan negara lainnya, tergantung pada kebijakan perdagangan masing-masing negara.

Pada tanggal pengumuman kebijakan, 2 April 2025, tarif impor yang diberlakukan ke China mencapai 34%, Uni Eropa 20%, Korea Selatan 25%, Jepang 24%, dan Taiwan 32%. Tarif ini diklaim sebagai penyesuaian dari tarif yang dikenakan negara-negara tersebut terhadap barang-barang AS.

Secara khusus, Indonesia dikenakan tarif resiprokal sebesar 32% dari basis tarif 10% yang diterapkan AS secara umum. Kebijakan ini resmi berlaku mulai tanggal 9 April 2025.

Kebijakan tarif ini menimbulkan berbagai reaksi dan diskusi di kalangan pelaku ekonomi dan pengamat perdagangan internasional. Dampaknya terhadap perekonomian global, khususnya bagi negara-negara yang terkena dampak, masih terus dianalisis.

Perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan ini akan terus dipantau untuk memahami implikasinya secara menyeluruh.

Begitulah uraian komprehensif tentang rupiah merana ringgit dan yen perkasa tak tertandingi dalam business, news, indonesia, dunia yang saya berikan Selamat mengembangkan diri dengan informasi yang didapat selalu bersyukur atas kesempatan dan rawat kesehatan emosional. Bagikan postingan ini agar lebih banyak yang tahu. jangan lewatkan artikel lainnya. Terima kasih.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.