Selat Sunda Diruwat: Nelayan Bersyukur di Tahun Hijriah.
Newsmenit.com Assalamualaikum semoga hidupmu penuh canda tawa. Di Artikel Ini aku mau membahas informasi terbaru tentang Travel, Indonesia, Trens, Dunia. Tulisan Ini Menjelaskan Travel, Indonesia, Trens, Dunia Selat Sunda Diruwat Nelayan Bersyukur di Tahun Hijriah Ikuti selalu pembahasannya sampai bagian akhir.
- 1.1. Ruwat Laut:
Table of Contents
Minggu, 13 Juli 2025, perairan Selat Sunda di Pandeglang, Banten, menjadi saksi bisu pelaksanaan tradisi Ruwat Laut yang diikuti oleh warga dan para nelayan setempat. Acara ini merupakan bagian dari upaya melestarikan budaya maritim dan memohon keselamatan serta keberkahan dari laut.
Ruwat Laut, sebuah tradisi yang kaya akan makna, secara rutin dilaksanakan setiap bulan Muharram dalam kalender Islam. Bagi masyarakat pesisir, Ruwat Laut bukan sekadar ritual, melainkan juga wujud syukur atas hasil laut yang melimpah.
Salah satu momen menarik dalam Ruwat Laut adalah ketika sejumlah nelayan dengan berani terjun ke laut untuk berebut sesajen yang dilarungkan. Aksi ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga simbol keberanian dan harapan akan rezeki yang berlimpah dari laut.
Tradisi Ruwat Laut di Selat Sunda ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain menyaksikan prosesi ritual yang sakral, pengunjung juga dapat merasakan kehangatan dan keramahan masyarakat pesisir. Ruwat Laut adalah warisan budaya yang patut dilestarikan dan menjadi identitas bagi masyarakat Pandeglang.
Ruwat Laut: Lebih dari sekadar tradisi, ini adalah identitas dan harapan.
Terima kasih atas perhatian Anda terhadap selat sunda diruwat nelayan bersyukur di tahun hijriah dalam travel, indonesia, trens, dunia ini hingga selesai Selamat menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan cari inspirasi dari alam dan jaga keseimbangan hidup. Bagikan juga kepada sahabat-sahabatmu. Sampai jumpa lagi
✦ Tanya AI