• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Visa Furoda Bermasalah, Ribuan Calon Haji Gigit Jari!

img

Newsmenit.com Hai selamat membaca informasi terbaru. Sekarang mari kita ulas Lifestyle, News, Indonesia, Trends yang sedang populer saat ini. Konten Yang Mendalami Lifestyle, News, Indonesia, Trends Visa Furoda Bermasalah Ribuan Calon Haji Gigit Jari Baca sampai selesai agar pemahaman Anda maksimal.

Jakarta, [Tanggal Artikel Dibuat] – Kerajaan Arab Saudi telah mengumumkan bahwa mereka tidak akan menerbitkan visa haji furoda untuk musim haji 1446 H/2025 M. Keputusan ini berpotensi menimbulkan dampak signifikan bagi sejumlah agen perjalanan dan calon jemaah haji di Indonesia.

Haji furoda, yang merupakan program haji melalui undangan langsung dari Kerajaan Arab Saudi, memungkinkan jemaah untuk berangkat tanpa harus melalui antrean panjang seperti pada haji reguler. Namun, biaya haji furoda jauh lebih tinggi, berkisar antara US$17.500 hingga US$25.900 (sekitar Rp290 juta - Rp400 juta), dibandingkan dengan haji reguler yang biayanya sekitar Rp55 juta.

Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, pada Senin, 2 Juni 2025, menekankan pentingnya melindungi calon jemaah dari potensi kerugian materiil dan immateriil akibat pembatalan visa furoda. Ia mendorong penyelesaian masalah ini melalui musyawarah antara agen perjalanan dan calon jemaah.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia belum menerima informasi resmi mengenai pembukaan visa furoda. Ia mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah hanya bertanggung jawab atas kuota resmi, yaitu 98% haji reguler dan 8% haji khusus (ONH Plus), sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU).

Abdullah Mufid Mubarok, Ketua Bidang Humas dan Media DPP AMPHURI, menyoroti bahwa banyak agen perjalanan telah melakukan persiapan matang, termasuk pemesanan tiket pesawat, hotel, dan layanan Masa'ir (Arafah, Muzdalifah, Mina). Beberapa bahkan telah meningkatkan kualitas layanan, seperti upgrade hotel dari bintang 3 ke bintang 5. Ia berharap agar dana yang telah dibayarkan dapat dikembalikan penuh jika keberangkatan tidak memungkinkan, atau jemaah dapat diberangkatkan pada tahun berikutnya.

Beberapa agen perjalanan dilaporkan telah menawarkan pengembalian dana penuh sebagai upaya untuk menjaga reputasi mereka di tengah situasi yang tidak pasti ini. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap penawaran haji furoda yang terlalu bombastis dan tidak transparan mengenai risiko gagal berangkat.

Begitulah ringkasan menyeluruh tentang visa furoda bermasalah ribuan calon haji gigit jari dalam lifestyle, news, indonesia, trends yang saya berikan Silakan manfaatkan pengetahuan ini sebaik-baiknya selalu berpikir ke depan dan jaga kesehatan finansial. Sebarkan manfaat ini kepada orang-orang terdekat. Sampai bertemu lagi

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.