Delapan Pilar Bisnis Abadi: Kisah Kolonial Hingga Digital.
Newsmenit.com Selamat beraktivitas semoga hasilnya memuaskan. Hari Ini mari kita diskusikan Business, News, Indonesia, Dunia yang sedang hangat. Ulasan Artikel Seputar Business, News, Indonesia, Dunia Delapan Pilar Bisnis Abadi Kisah Kolonial Hingga Digital Yuk
- 1.1. Tabel: Contoh Perusahaan Bersejarah di Indonesia
Table of Contents
Indonesia, selama hampir delapan dekade merdeka, telah menjadi rumah bagi ribuan perusahaan dari berbagai sektor. Namun, beberapa perusahaan telah hadir dan berkontribusi bagi masyarakat bahkan sebelum kemerdekaan, dan terus bertahan hingga kini.
Salah satu contohnya adalah Unilever Indonesia. Berawal dari Lever Zeepfabrieken N.V. yang membuka pabrik sabun di Angke, Jakarta Utara pada 5 Desember 1933, perusahaan ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dari pabrik sabun sederhana hingga produk yang tersedia di berbagai toko, Unilever telah menjadi saksi sejarah dan bagian dari rutinitas harian.
Kepemimpinan Desi Sulistyo (1967) dan Irwan Hidayat (1974) membawa Unilever Indonesia berkembang pesat. Perusahaan ini tidak hanya fokus pada produk berkualitas, tetapi juga pada bisnis yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan bertumbuh bersama masyarakat. Unilever Indonesia bahkan menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada tahun 2001.
Menurut Annual Report tahun 2024, Unilever Indonesia turut meningkatkan taraf hidup jutaan orang, termasuk ribuan karyawan, puluhan ribu warung dan toko, serta jutaan stakeholders dalam rantai pasok perusahaan. Selain itu, Unilever Indonesia juga terdepan dalam Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) sejak 31 tahun lalu.
Selain Unilever, terdapat pula perusahaan lain yang telah lama berkontribusi bagi Indonesia. Lembaga pos, yang berawal dari Posten Telegrafdienst pada masa kolonial, kini masih eksis dan berperan penting dalam bidang logistik, keuangan, dan pengembangan masyarakat. Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang dinasionalisasi setelah kemerdekaan, kini fokus pada pemberdayaan UMKM dan inklusi keuangan.
Perusahaan semen, NIPCM, berdiri pada 18 Maret 1910 di Sumatera Barat, juga menjadi contoh perusahaan yang terus berkontribusi bagi pembangunan Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini bukan hanya bertahan dari waktu ke waktu, tetapi juga terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja, pembayaran pajak, dan transfer pengetahuan.
Tabel: Contoh Perusahaan Bersejarah di Indonesia
| Nama Perusahaan | Tahun Berdiri | Sektor | Kontribusi |
|---|---|---|---|
| Unilever Indonesia | 1933 | Manufaktur | Produk berkualitas, keberlanjutan, pemberdayaan masyarakat |
| Kantor Pos | (Masa Kolonial) | Logistik, Keuangan | Aksesibilitas perdagangan, layanan keuangan |
| BRI | (Masa Kolonial) | Perbankan | Pemberdayaan UMKM, inklusi keuangan |
| NIPCM | 1910 | Manufaktur | Pembangunan infrastruktur |
Terima kasih telah menyimak pembahasan delapan pilar bisnis abadi kisah kolonial hingga digital dalam business, news, indonesia, dunia ini hingga akhir Mudah-mudahan tulisan ini membuka cakrawala berpikir Anda tetap semangat berkolaborasi dan utamakan kesehatan keluarga. Mari kita sebar kebaikan dengan membagikan postingan ini., jangan lewatkan artikel lain di bawah ini.
✦ Tanya AI