• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Operasi PETI Riau: Dua Pekan, Belasan Tersangka, Ratusan Rakit Lenyap.

img

Newsmenit.com Assalamualaikum semoga harimu penuh berkah. Di Tulisan Ini saya akan mengulas tren terbaru mengenai News, Indonesia. Ulasan Artikel Seputar News, Indonesia Operasi PETI Riau Dua Pekan Belasan Tersangka Ratusan Rakit Lenyap Jangan berhenti teruskan membaca hingga tuntas.

    Table of Contents

Polda Riau meningkatkan intensitas penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kuantan Singingi (Kuansing) menjelang perhelatan akbar Festival Pacu Jalur. Operasi ini, yang berlangsung dari 31 Juli hingga 13 Agustus 2025, merupakan wujud komitmen kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat dari dampak negatif aktivitas penambangan ilegal.

Penertiban PETI ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis lingkungan dan warga setempat yang selama ini merasakan dampak buruk pencemaran air sungai dan kerusakan ekosistem akibat aktivitas ilegal tersebut. Prioritas utama adalah memastikan kebersihan dan keamanan Sungai Batang Kuantan, yang akan menjadi arena utama Pacu Jalur.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku PETI yang merusak lingkungan. Selama operasi 14 hari, belasan tersangka berhasil diamankan dan ratusan rakit atau dompeng, alat penambangan ilegal, dimusnahkan. Patroli intensif terus dilakukan di lokasi bekas PETI untuk mencegah aktivitas penambangan ilegal berulang, terutama menjelang Pacu Jalur.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan 15 tersangka dan menyita serta memusnahkan 223 alat rakit atau dompeng. Dari 6 kasus yang ditangani, Ditreskrimsus Polda Riau mengungkap 1 kasus dengan 3 tersangka, sementara Polres Kuansing mengungkap 5 kasus dengan 12 tersangka.

Penindakan PETI ini diharapkan dapat menjaga keindahan alam sungai di Riau, sehingga tradisi Pacu Jalur dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang. Penindakan akan dilakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang puncak Festival Pacu Jalur yang akan diselenggarakan pada 20-24 Agustus 2025 di Tepian Narosa, Teluk Kuantan.

Polda Riau dan Pemerintah Provinsi Riau berupaya keras memastikan festival tradisional yang menjadi kebanggaan Kuansing ini terjaga di mata nasional dan internasional. Diharapkan, Kuansing dapat menampilkan wajah baru yang lebih baik, tidak hanya melalui Pacu Jalur, tetapi juga secara keseluruhan.

Irjen Herry Heryawan mengharapkan kerjasama dari seluruh pihak agar pelaksanaan Pacu Jalur berjalan lancar. Beliau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik ilegal ini dan akan terus bergerak untuk memberantas PETI. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan akan menghadiri festival Pacu Jalur ini, bersama dengan sejumlah influencer dan YouTuber mancanegara.

Kamis, 14 Agustus 2025, Irjen Herry Heryawan menyampaikan, Ini butuh upaya dan giat kerja kolaboratif kita semua.

Terima kasih telah mengikuti pembahasan operasi peti riau dua pekan belasan tersangka ratusan rakit lenyap dalam news, indonesia ini sampai akhir Selamat menerapkan pengetahuan yang Anda dapatkan tetap fokus pada tujuan dan jaga kebugaran. Mari sebar informasi ini ke orang-orang terdekatmu. Terima kasih telah meluangkan waktu

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.