• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Trump Gagal Usir China, Gedung Putih Meradang!

img

Newsmenit.com Selamat membaca semoga bermanfaat. Sekarang mari kita eksplorasi potensi Technology, News, Indonesia, Dunia yang menarik. Informasi Terbaru Tentang Technology, News, Indonesia, Dunia Trump Gagal Usir China Gedung Putih Meradang Pelajari setiap bagiannya hingga paragraf penutup.

Pada tanggal 8 Juli 2025, CNBC Internasional melaporkan bahwa desakan mantan Presiden AS, Donald Trump, agar Apple memindahkan basis produksinya dari China ke Amerika Serikat belum terealisasi. Hal ini memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro.

Navarro mengungkapkan bahwa CEO Apple, Tim Cook, terus menerus meminta perpanjangan waktu untuk merelokasi pabrik-pabriknya dari China sejak masa jabatan pertama Trump. Trump sendiri pernah mengancam akan mengenakan tarif tinggi, lebih dari 25%, untuk iPhone yang diproduksi di luar negeri, serta mengkritik produksi Apple di India.

Alih-alih memindahkan produksi ke AS, Apple justru memperluas operasinya di India. Navarro berpendapat bahwa Apple kurang berupaya untuk meninggalkan China dan memindahkan manufaktur ke AS. Ia menyatakan bahwa dengan teknologi manufaktur canggih dan kemajuan kecerdasan buatan (AI), seharusnya tidak sulit bagi Apple untuk memproduksi iPhone di dalam negeri.

Meskipun demikian, Apple sempat menunjukkan komitmennya dengan merakit Mac Pro seharga US$ 3.000 di Texas dan mengumumkan investasi sebesar US$ 500 miliar di AS pada bulan Februari. Namun, langkah-langkah ini dinilai belum cukup untuk memenuhi harapan pemerintah AS terkait relokasi produksi secara signifikan.

Situasi ini terus menjadi sorotan, mengingat implikasinya terhadap rantai pasokan global dan hubungan perdagangan antara AS dan China. Masa depan produksi Apple dan dampaknya terhadap ekonomi kedua negara masih menjadi pertanyaan terbuka.

Terima kasih telah mengikuti penjelasan trump gagal usir china gedung putih meradang dalam technology, news, indonesia, dunia ini hingga selesai Moga moga artikel ini cukup nambah pengetahuan buat kamu cari inspirasi positif dan jaga kebugaran. bagikan kepada teman-temanmu. Sampai bertemu di artikel selanjutnya. Terima kasih atas dukungan Anda.

© Copyright 2024 - Newsmenit Situs Berita Terbaru Terkini Setiap Menit
Added Successfully

Type above and press Enter to search.